PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi KesehatanKedokteran

asap rokok sekunder

secondhand smoke

Ringkasan Singkat

Asap tembakau yang dihirup oleh orang lain selain perokok aktif, yang mengandung ribuan bahan kimia beracun dan karsinogenik.

Asap rokok sekunder (secondhand smoke) adalah asap tembakau yang dihirup oleh individu lain selain orang yang sedang merokok. Asap ini memiliki dua komponen utama: asap yang dihembuskan oleh perokok (mainstream smoke) dan asap yang berasal dari ujung rokok, cerutu, atau pipa yang terbakar (sidestream smoke). Zat ini mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia, di mana ratusan di antaranya beracun dan sekitar 70 telah terbukti bersifat karsinogenik atau memicu kanker. Menghirup asap rokok sekunder, yang sering disebut sebagai merokok pasif, diyakini memiliki dampak negatif yang sama bahayanya dengan merokok langsung pada kesehatan orang dewasa, termasuk peningkatan risiko kanker paru-paru, penyakit jantung, dan stroke, serta meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS), infeksi telinga, dan asma pada anak-anak. Istilah lain untuk kondisi ini adalah asap tembakau lingkungan (environmental tobacco smoke).

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • U.S. Department of Health and Human Services (2014). The Health Consequences of Smoking.
  • CDC - Health Effects of Secondhand Smoke.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback